Kawasan pantai Pangandaran. Foto: Istimewa/Net
Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Kawasan pantai barat Pangandaran, tepatnya di areal pos 4 Balawisata akan dibangun ruang terbuka publik. Di areal itu nantinya akan dibangun berbagai macam fasilitas, seperti gajebo, panggung terbuka, taman pasir, taman bermain, serta fasilitas pendukung lainnya.
Pembangunan ini merupakan program penataan kawasan pantai Pangandaran yang sebelumnya dijanjikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Eka Pangestu, saat berkunjung ke Kabupaten Pangandaran, beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Parawisata dan Perindagkop Kabupaten Pangandaran, Drs. Suheryana, mengatakan, program penataan pantai Pangandaran ini akan dilaksanakan pada tahun 2014. Pihaknya, sudah melakukan koordinasi dengan Kementrian Parawisata dan Ekonomi Kreatif untuk merealisasikan program tersebut.
“Dilakukannya penataan kawasan pantai ini sebagai strategi dalam peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran. Kita berharap, dengan dilakukan penataan ini, wisatawan akan merasa nyaman berada di Pangandaran, “ ujarnya, kepada HR, Jum’at (09/05/2014).
Menurut Suheryana, pada progam penataan kawasan pantai, nantinya akan berkorelasi dengan program pengembangan seni budaya. Karena setelah nanti dibangun panggung terbuka di kawasan pantai barat, akan diagendakan pementasan-pementasan seni budaya asli Pangandaran untuk menghibur wisatawan.
“Pementasan seni budaya ini bisa digelar sebulan sekali atau di saat moment liburan yang banyak dikunjungi wisatawan. Yang pasti, pengembangan seni budaya ini sudah terintegritas dengan program penataan kawasan pantai. Dan dipastikan nantinya akan digelar secara rutin dan terjadwal,” terangnya.
Suheryana menambahkan, seni budaya yang akan dipentaskan, tentunya seni asli Pangandaran, seperti tari ronggeng gunung dan seni lainnya.
Program yang ditawarkan Kementrian Parawisata, tampaknya tidak hanya penataan di kawasan pantai saja, tetapi menawarkan juga program pengembangan wisata desa yang ada di Pangandaran.
“Pengembangan wisata desa ini untuk menopang destinasi wisata pantai Pangandaran. Artinya, wisatawan tidak hanya menikmati wisata pantai saja, tetapi ada pilihan wisata lain yang ditawarkan selain wisata pantai, “ terangnya.
Suheryana mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintahan desa yang memiliki potensi wisata, agar secepatnya mengajukan proposal wisata ke Kementrian Parawisata. “Program ini tentunya sebuah peluang untuk lebih menggeliatkan parawisata di Pangandaran, “ imbuhnya.
Dalam pelaksanaan program tersebut, kata Suheryana, pihaknya akan melibatkan DMO, PHRI, Balawista, HPI dan unsur masyarakat lainnya agar program peningkatan infrastruktur keparawisataan ini berjalan sesuai harapan. (Ntang/R2/HR-Online)