Rancah, (harapanrakyat.com),- Kondisi jalan milik Pemerintah Kabupaten Ciamis, sepanjang 7 kilometer, yang berada di perbatasan Kecamatan Sukadana-Rancah, sudah hampir lebih dari 10 tahun kondisinya rusak parah. Padahal jalan tersebut merupakan jalan alternatif menuju ke Ciamis ataupun sebaliknya.
Terlihat di beberapa ruas jalan banyak kubangan air. Kondisi yang paling parah terjadi di beberapa bagian tanjakan, sehingga banyak kendaran yang tidak kuat menanjak terutama ketika turun hujan.
Maman (23), warga Kiarapayung Rancah, ketika ditemui HR, Jumat (14/3/2014), mengatakan, jalur Rancah-Sukadana bukan saja merupakan akses penghubung dua kecamatan, tetapi merupakan jalur alternatif menuju Ciamis.
Lebih lanjut Maman, mengatakan, jalur ini sering dilewati anak-anak sekolah yang pergi belajar ke Ciamis. Walaupun kondisinya rusak, tetap jalan ini masih banyak yang menggunakan.
Diakui Maman, dari arah Rancah sampai perbatasan Desa Kiarapayaung memang kondisinya lumayan bagus. Tetapi sudah sampai jalur Desa Kiarapayung ke perbatasan Sukadana, kondisi jalan rusak parah, bahkan harus ngantri bila ada kendaraan lewat.
Tidak jarang, kata Maman, peristiwa kecelakaan motor sering terjadi akibat kondisi jalan rusak tersebut. Apalagi kalau hujan turun, sehingga para pengendara sering berebut badan jalan ketika berpapasan dengan pengendara lainnya.
Nono wartono (55), pengendara sepeda motor asal Rancah, mengatakan, jalan tersebut sudah lama tidak mendapatkan perbaikan. Dia menyebut kurang lebih hampir 10 tahun belum diperbaiki. Kerusakan jalan itu diakuinya sangat mengganggu kenyamanan berkendara.
Dia berharap, Pemkab Ciamis memberikan perhatian dan segera memperbaiki kondisi jalan alternatif tersebut. Karena dengan perbaikan infrastruktur, aktivitas ekonomi warga akan mengalami kenaikan. (Heri/Koran-HR)