Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita PangandaranPemkab Pangandaran Minim Tenaga Ahli Pengadaan

Pemkab Pangandaran Minim Tenaga Ahli Pengadaan

Logo Kab. Pangandaran

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pangandaran bekerjasama dengan Badan Diklat Propinsi Jawa Barat, akan menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) tentang pengadaan barang dan jasa. Rencananya, diklat itu diselenggarakan di Pangandaran.

Kepala BKD Kabupaten Pangandaran, Yayat Kiswayat, Selasa (4/2/2104), mengatakan, Diklat pengadaan barang dan jasa akan dilakukan di Pangandaran. Alokasi anggarannya dari APBD.Saat ini, Yayat mengaku, pihaknya sedang menjalin koordinasi dengan Badan Diklat Propinsi Jabar.

Yayat menyebutkan, BKD akan menyiapkan sekitar 40 orang PNS golongan III dari setiap OPD, untuk mengikuti Diklat tersebut. Untuk pelaksanaan Diklat, rencananya dilakukan antara Bulan Februari atau Maret 2014.

“Lima hari Diklat, satu hari ujian sertifikasi. Kemudian setelah itu mengikuti ujian untuk Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE),” katanya.

Pada kesempatan itu, Yayat menambahkan, diklat pengadaan barang dan jasa sengaja dilakukan, karena Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa di Kabupaten Pangandaran sampai saat ini belum terbentuk.

Kepala Dinas PU Pangandaran, Dadang Dimyati, mengatakan, penganggaran kegiatan Diklat menunggu keputusan dari Gubernur. Setelah itu, panitia penyelenggara menyiapkan pelaksanaan diklat.

Menurut Dadang, Diklat biasanya dilaksanakan selama 3 sampai 5 hari. Pengumumannya setelah satu bulan pelaksanaan diklat. Ini untuk Penyiapan peserta Tenaga SDM dari PNS tenaga layanan pengadaan Barang/Jasa. Pemateri dan yang mengeluarkan sertifikat adaalh LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah).

Dadang menambahkan, biasanya untuk pertama kali tidak semua peserta lulus. Pasti diambil beberapa orang saja. Nilai kelulusan biasanya minimal 165. Lembaga penyelenggara ini independen, jadi tidak ada yang bisa mengintervensinya.

Kabag Umum Setda Pangandaran, Dani Ramdani, S.Sos, menjelaskan, anggaran untuk Diklat Barang dan Jasa sudah disiapkan oleh BKD. Karena itu untuk menyiapkan tenaga PPK dan Panitia Lelang yang sudah dilengkapi dengan Sertifikat dari LKPP.

Menurut dia, Diklat barang dan jasa ini guna menyiapkan tenaga ahli bersertifikat. Di Pangandaran, baru ada 4 orang PNS yang sudah memeiliki sertifikat. Diharapkan, dari hasil diklat nanti, pesertanya bisa menjadi tenaga profesional bersertifikat. (Mad/Koran-HR)

Perbedaan Mesin CRF dan Verza, Serupa Tapi Tak Sama

Perbedaan Mesin CRF dan Verza, Serupa Tapi Tak Sama

Perbedaan mesin CRF dan Verza memang menarik untuk kita ulas. Serupa tapi tak sama, itulah gambaran tentang mesin Honda CRF150L dan CB150 Verza. Dari...
Cara Merekam Video Call Telegram Mudah dan Praktis

Cara Merekam Video Call Telegram Mudah dan Praktis

Pada dasarnya, aplikasi Telegram tidak memiliki fitur perekam layar video call. Kendati demikian, pengguna tidak perlu khawatir karena cara merekam video call Telegram tetap...
Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa agar mudah menghafal bisa diamalkan oleh setiap umat muslim. Ada kalanya hafalan terasa sulit dilakukan. Apalagi jika tidak berlandaskan niat sungguh-sungguh dan semangat...
Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Notifikasi Prioritas Apple Intelligence jadi salah satu inovasi terbaru di iPhone. Sebagaimana yang kita tahu, iPhone termasuk ponsel berkelas dan tak pernah berhenti berinovasi....
Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...