Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita PangandaranDibunuh! Wisatawan di Pangandaran Tewas di Kamar Hotel

Dibunuh! Wisatawan di Pangandaran Tewas di Kamar Hotel

Seorang wisatawan tanpa identitas saat ditemukan tewas dengan kondisi tangan dan kaki diikat serta mulut dibekap lakban, di kamar nomor 6 Hotel Pondok Sanur Pangandaran, Kamis (13/02/2014). Foto: Madlani/HR

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Seorang wisatawan laki-laki tanpa identitas ditemukan tewas dalam kondisi tangan dan kaki diikat serta mulut dibekap lakban, di kamar nomor 6 Hotel Pondok Sanur, di Dusun Karangsari RT 02/RW 02, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupatan Pangandaran, Kamis (13/02/2014). Diduga korban tewas akibat dibunuh.

Dari informasi yang dihimpun HR, korban ditemukan tewas sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu pemilik hotel tengah melakukan pengecekan setelah 8 orang tamu hotel yang menginap semalam di kamar 1 dan kamar 6 melakukan chek out.

Ketika dicek, ternyata kamar nomor 6 dalam kondisi terkunci. Pemilik hotel pun lantas menggunakan kunci cadangan untuk membuka pintu kamar tersebut. Setelah dibuka, betapa terkejutnya si pemilik hotel ketika melihat seorang laki-laki dengan posisi menyamping masih tertidur di kasur kamar tersebut.

“Saya kaget juga kok masih ada orang yang tertinggal di kamar. Padahal, rombongan yang menginap di kamar 1 dan kamar 6 sudah chek out sekitar setengah jam yang lalu. Lantas, pada saat itu juga saya bangunkan orang tersebut,” kata Nurmaningsih (23), anak pemilik Hotel Pondok Sanur, kepada HR, Kamis (13/02/2014).

Setelah dibangunkan beberapa kali, lanjut Nurmaningsih, laki-laki yang tertidur itu tidak juga menyahut. Dia pun langsung melaporkan temuan tersebut kepada Ayahnya. “Saya tidak berani mendekati orang yang masih tertidur tersebut. Karena khawatir sudah terjadi sesuatu pada orang itu,” ungkapnya.

Nurmaningsih menambahkan, setelah dilakukan pengecekan yang kedua kali bersama Ayahnya, ternyata ditemukan ketidakwajaran pada orang yang tertidur tersebut, dimana tangan dan kakinya tampak diikat. ” Saat itu juga kami langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Pangandaran,” ujarnya.

Setelah mendapat laporan, sejumlah Anggota Kepolisian Unit Reskrim Polsek Pangandaran langsung terjun ke TKP. Saat diselediki, ternyata orang yang tertidur itu sudah membujur kaku tak bernyawa dengan kondisi kaki dan tangan diikat serta mulutnya dibekap lakban.

“Setelah ditemukan tewas di kamar hotel, mayat korban langsung kami evakuasi ke Puskesmas Pangandaran untuk bahan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Pangandaran, Kompol Bujang Harapan, kepada HR, di Pangandaran, Kamis (13/02/2014).

Menurut Bujang, dari hasil penyelidikan sementara, di bagian tubuh, tangan dan kaki korban tidak ditemukan bekas penganiayaan. Hanya, pada bagian wajah dan mulut tampak  ditemukan luka lebam akibat penganiayaan.

“Gigi depan korban ditemukan copot, diduga akibat pukulan benda keras atau penganiayaan. Hasil penyelidikan sementara korban tewas akibat dibunuh,” kata Bujang.

Menurut dia, pada pakaian korban tidak ditemukan kartu identitas. Begitupun korban dan rekannya tidak meninggalkan KTP kepada pengelola hotel saat Chek In kamar hotel. Sementara di TKP tidak ada satu pun orang yang mengenali korban.“ Karena korban ini seorang wisatawan dari luar daerah Pangandaran, “ ujarnya.

Kata Bujang, meskipun di dekat korban ditemukan sebuah tas, namun lagi-lagi tidak terdapat petunjuk yang bisa menguak indentitas korban. “ Kita saat ini tengah menyelidiki lebih dalam terkait kasus pembunuhan ini. Sementara mayat korban akan segera dibawa ke RSUD Banjar untuk dilakukan otopsi, “ terangnya.

Sementara itu, wisatawan yang ditemukan tewas di kamar hotel itu memiliki ciri-ciri, yakni umur ditaksir sekitar 38 tahun, tinggi 170 cm, rambut ikal, menggunakan kaos warna kembang, coklat dan celana warna abu-abu tua. (Mad/R2/HR-Online)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...