Inilah salah satu tulisan protes yang dipasang di jalan Cibenda- Ciliang Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Warga sengaja menulis tulisan protes tersebut, agar jalan tersebut segera diperbaiki oleh pemerintah. Foto: Entang Saeful Rachman/HR
Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Penjabat Bupati Pangandaran, Endjang Naffandi, mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) perwakilan Jawa Barat, untuk membicarakan terkait kepastian perbaikan jalan hotmix Cibenda- Ciliang di Kecamatan Parigi yang kini kondisinya rusak parah.
“Jalan tersebut statusnya bukan jalan provinsi, tetapi sudah jalan nasional. Kita dari dulu juga sudah berusaha agar seluruh jalan protokol di Pangandaran diperbaiki. Saya saat itu langsung menemui Satker PPK Kementerian PU Jawa Barat, di Bandung, untuk membicarakan soal perbaikan jalan ini, “ kata Endjang, kepada HR, Sabtu (11/01/2014).
Menurut Endjang, jalan hotmix Cibenda- Ciliang kerusakannya sepanjang 4 kilometer. Di jalur protokol Pangandaran, lanjutnya, hanya jalan itu saja yang kondisinya masih mengalami kerusakan. “Justru jalan hotmix di daerah Cimerak yang berada di ujung, sekarang sudah diperbaiki, tetapi di daerah tengah (Sidamulih-Parigi) yang akses menuju ibukota kabupaten malah dibelakangkan. Kita juga tidak mengerti kenapa perancanaanya seperti itu, “ ucapnya.
Endjang menjelaskan, saat dirinya bertemu dengan Satker Kementerian PU Jawa Barat, Irwan, didapat informasi bahwa akhir Februari tahun ini proses lelang perbaikan jalan tersebut akan dimulai.
“Malah kami sudah meminta kepada Pak Irwan, agar turun langsung ke masyarakat Cibenda Parigi untuk menyampaikan ke tokoh masyarakat (Tokmas) setempat bahwa jalan tersebut tahun ini akan diperbaiki. Alhamdulilah, Pak Irwan menyatakan siap, dan hari Rabu (15/01/2014), dia bersama tim bersedia turun ke masyarakat Parigi, “ jelasnya.
Menurut Endjang, meski perbaikan jalan tersebut bukan kewenanganya, namun pihaknya selalu berupaya melakukan koordinasi dengan Kementerian PU agar sejumlah ruas jalan protokol yang berstatus jalan nasional bisa cepat diperbaiki. “ Intinya, kami tahun ini fokus untuk perbaikan infrastruktur. Kami ingin masyarakat bisa merasakan ada perbedaan setelah Pangandaran menjadi daerah otonom baru, “ imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, saat kunjungan Wakil Gubernur Jabar, H. Deddy Mizwar ke Pangandaran, dua hari lalu, ternyata disambut aksi protes warga Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Warga menanami pohon dan memasang spanduk sebagai bentuk protes terhadap kerusakaan jalan di jalur tersebut.
Menurut Adi (34), warga setempat, aksi protes tersebut untuk memberikan perhatian kepada Wakil Gubernur agar segera memperbaiki jalan hotmix sepanjang 7 kilometer. Pasalnya, meski kondisi jalan sudah rusak parah, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. “ Selain itu, akibat jalan rusak ini pun kerap menimbulkan debu ke rumah warga, “ ujarnya, kepada HR, Minggu (12/01/2014). (Ntang/R2/HR-Online)