Site plan fasilitas jogging track yang akan dibangun di areal Situ Leutik, di Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Gambar: DCKTLH Kota Banjar untuk HR
Banjar, (harapanrakyat.com),-
Pembangunan Situ Leutik hingga saat ini belum sepenuhnya dapat diselesaikan. Untuk mewujudkan maksud dan tujuan dari konsep awal pembangunan tersebut, perlu dilakukan pembenahan serta penataan di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Cipta Karya, Kebersihan, Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (DCKTLH) Kota Banjar, David Abdillah, mengatakan, untuk melakukan penataan lebih lanjut, perlu adanya dukungan dari semua pihak.
Pasalnya, penataan pembangunan lanjutan di kawasan Situ Leutik membutuhkan biaya yang besar. Apabila sudah ada dukungan dari semua pihak, maka pihaknya akan melanjutkan penataan sesuai dengan maksud dan tujuan dari konsep awal pembangunan di kawasan tersebut.
Selain itu, apabila pembenahan kawasan Situ Leutik telah selesai secara keseluruhan, maka untuk penataan, pengelolaan dan pemeliharaan selanjutnya harus melibatkan instansi terkait lainnya, dengan masing-masing konsep yang mereka miliki.
“Kalau di kita memang sudah ada konsepnya, berikut gambar atau site plan-nya sudah dibuat. Tapi kita juga perlu dukungan dari semua pihak, baik kepala daerah maupun dari DPRD sebagai wakil rakyat, karena ini membutuhkan biaya besar. Kalau sudah dapat dukungan, kita mengajukannya juga enak,” kata David, saat ditemui HR di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
Meski begitu, lanjut David, pihaknya tidak bisa membangun sekaligus dalam satu tahun anggaran, tapi secara bertahap. Rencananya tahun 2014 ini Bidang Cipta Karya menganggarkan untuk pembuatan gazebo dan jogging track di kawasan Situ Leutik.
“Namun ya kembali lagi gimana DPRD sebagai penguasa anggaran. Ini baru rencana kami, dan hal itu merupakan upaya keseriusan kami untuk melakukan penataan kawasan Situ Leutik sesuai maksud dan tujuan dari konsep awal pembangunan,” ujarnya.
Mengenai biaya, pihaknya juga telah mengajukan ke provinsi. Karena, provinsi sangat mendukung terhadap pembangunan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kabupaten/kota, seperti halnya pembangunan Pusdai yang sekarang sedang dikerjakan.
Adapun rencana pembangunan penataan lanjutan di kawasan Situ Leutik diantaranya Zona Parkir meliputi gerbang utama, lahan parkir, dan mushola. Kemudian, Zona Visitor Center meliputi restaurant, pusat informasi, kios-kios, tiket box, plaza/sitting area, kolam/ponds, dan kamar mandi/wc.
Selain itu rencananya akan dibangun pula Zona Pengelola yang meliputi rumah dinas kepala, rumah dinas, kantor pengelola/administrasi, dan mushola. Zona Rekreasi meliputi dermaga, tempat istirahat/gazebo, plaza/sitting area, area bermain, kamar mandi/wc.
Zona Camping Ground meliputi area camping, lapang bermain dan parkir. Serta, Zona Sevice meliputi pengelolaan sampah, rumah penjaga, gudang, bengkel, dan gardu listrik/genset. (Eva/Koran-HR)