Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarKemarau, Berkah Pengrajin Bata Merah Banjar

Kemarau, Berkah Pengrajin Bata Merah Banjar

Pengrajin bata merah di Panatsan tengah melakukan proses pencetakan. Musim kemarau menjadi berkah bagi mereka karena dapat meningkatkan produksi dan kualitas bata merah.  Foto: Hendra Irawan/HR

Pataruman, (harapanrakyat.com).-

Banyak orang mengeluhkan musim kemarau terutama para petani yang mengandalkan air, karena debit air sungai mulai mengecil sehingga mereka mulai berebut air untuk mengaliri lahan sawahnya.

Tetapi bagi para pengrajin bata merah, dengan datangnya musim kemarau mereka justru sangat diuntungkan, lantaran produksinya bisa meningkat, dan kualitas yang dihasilkan jadi lebih bagus.

Disamping mampu memenuhi permintaan konsumen, sisa dari produksi selama musim kemarau juga dapat dijadikan untuk persedian ketika musim hujan tiba. Seperti diungkapkan Sahori (56), warga Panatasan, Kel/Kec. Pataruman, Kota Banjar.

“Musim kemarau menguntungkan bagi pengrajin bata merah seperti saya. Pembuatan bata bisa berjalan lancar karena tidak terganggu hujan. Waktu pembuatan dari mulai proses pencetakan sampai pembakaran jadi cepat. Sebab, untuk pengeringan tergantung panas matahari, semakin panas waktu siang semakin cepat waktu pengeringannya atau pembakaran,” tuturnya, kepada HR, Senin (23/9).

Lebih lanjut Sahori menyebutkan, bahwa produksi bata merah saat ini bisa maksimal dibanding pada musim hujan. Pada musim kemarau mampu mencetak 500 biji setiap hari, namun bila musim hujan hanya 200-250 biji saja per hari.

Kalau musim hujan, untuk memenuhi kebutuhan 20.000 biji bata merah membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Sedangkan di musim kemarau prosesnya tidak terlalu lama, yaitu hanya sekitar tiga minggu.

“Musim kemarau membuat kualitas bata merah semakin bagus dan meningkatkan produksi. Bahan mentah yang cepat kering mempercepat proses pembakaran serta tidak membutuhkan sekam yang banyak untuk bahan bakar. Bata merah hasilnya bagus dan tidak mudah hancur atau pecah,” katanya.

Sementara menurut Kiming, pengrajin bata merah lainnya, mengaku, bahwa di musim kemarau ini permintaan akan bata merah meningkat. Pembakaran yang sedang berlangsungpun sudah ditunggu oleh konsumen, sehingga diprediksi dirinya tidak akan bisa menyimpan untuk persediaan bata merah saat musim hujan. (HND/Koran-HR)

Infinix Note 50x, Waktunya HP 5G Makin Terjangkau

Infinix Note 50x, Waktunya HP 5G Makin Terjangkau

Infinix kembali menggebrak pasar ponsel kelas menengah dengan peluncuran Infinix Note 50x pada 27 Maret 2025 lalu. Sebagai model paling terjangkau dalam seri Note...
Hasyim bin Abdu Manaf, Leluhur Rasulullah SAW yang Berpengaruh

Hasyim bin Abdu Manaf, Leluhur Rasulullah SAW yang Berpengaruh

Nama Hasyim bin Abdu Manaf mungkin tidak sepopuler Nabi Muhammad SAW. Tapi perannya sangat besar dalam sejarah Islam. Ia adalah bagian penting dalam rantai...
Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition, Laptop Premium Bertenaga

Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition, Laptop Premium Bertenaga

Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition menjadi salah satu produk andalan Lenovo yang siap meluncur tahun ini. Laptop premium ini sudah mulai tersedia di...
Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...