Sejumlah alat peraga kampanye terpasang di sejumlah sudut kota Parigi, Kabupaten Pangandaran. Foto: Syamsul Maarif/HR
Parigi, (harapanrakyat.com),-
Menjelang perayaan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Ciamis dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, sejumlah alat peraga seperti baliho dan spanduk mengotori pusat Kota Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Kondisi itu sangat disesalkan warga. Pasalnya, pemasangan alat peraga (Spanduk dan baligho) dilakukan secara tidak ramah terhadap lingkungan dan mengganggu pemandangan.
Tokoh muda Kecamatan Parigi asal Dusun Kemplung Desa Karangbenda, Dede Yusuf Sidik, ST, mengatakan, Selasa (13/8), pemasangan baliho dan spanduk Caleg juga Cabup & Cawabup di pusat Kecamatan Parigi mengganggu pemandangan dan memberikan kesan kurang tertib.
Dede berharap, pemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan penertiban terhadap baliho dan spanduk tersebut. “Bila dipandang, itu kurang nyaman. Sebab pemasangan baliho dan spanduk para Caleg, juga Cabup & Cawabup tidak mengindahkan estetika. Bahkan yang lebih fatal lagi, ada beberapa baliho dan spanduk yang dipasang di pepohonan,” kata Dede.
Dede menambahkan, saat ini Kabupaten Pangandaran perlu penataan kota yang baik. Hal ini untuk dijadikan sebagai promosi daerah. Soalnya, Kabupaten Pangandaran sebagai Kabupaten baru, ibarat gadis manis yang polos tetapi mempunyai potensi wisata yang tinggi.
“Penertiban Tata Ruang wilayah kota, juga menjadi promosi bagi kita. Karena dengan penataan kota yang baik , akan memicu wisatawan datang ke Pangandaran. Jika baliho dan spanduk dibiarkan berserakan tentu akan merusak suasana lingkungan, wisatawan pun enggan berkunjung,” pungkasnya. (Syam/Koran-HR)