Langensari, (harapanrakyat.com),- Wacana pemindahan atau relokasi terminal Angkutan Kota (Angkot) yang berada di sebelah utara pasar Muktisari Kecamatan Langensari kembali dipertanyakan warga. Kali ini, Gabungan Ojeg Kamtibmas Kota Banjar (Gokkab) wilayah Kec. Langensari yang mempersoalkannya.
Petinggi Gokkab Langensari, Tulus Risyanto, beberapa waktu lalu, memperkirakan, pemindahan kawasan terminal akan membawa dampak positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat Langensari.
“Setidaknya, aktifitas kendaraan angkutan besar seperti bus bisa kembali masuk ke wilayah itu. Ojeg dan pedagang pun bisa kecipratan rejeki. Dulu, ketika terminal berada di sebelah selatan pasar, mobil bus masuk ke terminal ini,” ungkapnya.
Tulus tidak memungkiri, jika terminal direlokasi dan dibuka kembali seperti sediakala, kawasan terminal bisa ramai, kesejaheteraan para pedagang, ojeg dan penjual jasa lainnya bisa ikut-ikutan terdongkrak.
Dalam beberapa kesempatan, wacana relokasi terminal itu sudah diperbicangkan di internal Dinas Perhubungan Kota Banjar. Sayangnya, wacana pemindahan terminal itu belum juga ditindaklanjuti.
Pada saat itu, pemindahan atau relokasi terminal bisa dilakukan bila aktifitas kendaraan yang melintas di fly over dinilai tinggi (padat). Dan buktinya, saat ini aktifitas kendaraan di wilayah itu memang sudah terbilang tinggi.
Tidak hanya itu, kondiri terminal angkot tersebut saat ini terkesan kumuh, lantaran kurang mendapat perhatian (perbaikan). Bahkan, sebagain besar aset yang berada di kawasan terminal (atap) sudah rusak. (deni/Koran-HR)