Langensari, (harapanrakyat.com),- Keberadaan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) yang mangkal pada malam hari di kawasan jalur utama Pasar Kelurahan Muktisari Kecamatan Langensari Kota Banjar perlu mendapat perhatian, berupa penataan. Bahkan bila dibutuhkan, PKL tersebut direlokasi ke satu kawasan atau tempat yang lebih strategis.
Hal itu disampaikan Tulus Risyanto, Petinggi Gokkab Langensari, yang juga Anggota LPM Kel. Mutisari, beberapa waktu lalu kepada HR. Menurutnya, penataan PKL malam di Pasar Muktisari sudah pernah diperbincangkan di tingkat kelurahan.
“Hanya saja, pembahasannya belum final,” katanya.
Tulus juga menuturkan, pembahasan penataan PKL juga dipicu adanya keluhan sejumlah pemilik toko (pedagang) yang juga ingin buka (menjajakan dagangan) pada saat malam hari. Tapi sayangnya, lapak mereka terhalangi keberadaan PKL.
“Memang pernah ada yang bilang seperti itu. Mereka (pemilik toko) maunya buka sampai malam, tapi mereka enggan memulainya, lantaran toko mereka tertutupi lapak PKL,” katanya.
Diakui Tulus, Pusat Kota Langensari, khususnya alun-alun dan kawasan pasar, saat ini tergolong ramai bila malam tiba. Tidak jarang, banyak pedagang mulai melirik untuk beradu nasib, mencari pemasukan tambahan dari keramaian malam di Langensari.
Tidak hanya soal penataan, Tulus juga menyoroti rusaknya drainase yang berada di kawasan Pasar tersebut. Pasalnya, jika hujan lebat turun, jalur utama yang di kawasan tersebut digenangi air.
“Darainase (selokan) untuk pembuangannya pada mampet,” pungkasnya. (deni/Koran-HR)