Ciamis, (harapanrakyat.com),- Jelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), yang akan diberlakukan pemerintah pada hari Sabtu (22/6), pukul 00.00 WIB, membuat masyarakat Ciamis Kota yang memiliki kendaraan bermotor berbondong-bondong memenuhi seluruh SPBU.
Seperti diketahui, pemerintah malam ini tepat pukul 00.00 WIB akan menaikkan harga premium dari Rp. 4500 menjadi Rp 6500. Sementara solar dari harga Rp. 4500 menjadi Rp 5.500.
Dari pantauan HR Online di wilayah Ciamis Kota, mulai pukul 21.00 WIB, antrian kendaraan bermotor di sejumlah SPBU mulai meningkat. Tak sedikit calon pembeli BBM yang mengeluh dengan adanya antrian tersebut.
Seperti diungkapkan Dadi warga Panjalu yang ditemui HR di SPBU depan Bank BCA Ciamis. Menurutnya, dia harus mengantri hingga satu jam lebih untuk mendapat BBM di SPBU tersebut. “Antriannya sangat panjang di SPBU ini, sampai ke perempatan Etom,” katanya.
Menurut Dadi, dengan adanya kenaikan harga BBM ini tentunya sangat dirasakan berat sekali, mengingat dia sering berpergian keluar kota, baik urusan keluarga maupun pekerjaan.
“Kami sebagai masyarakat hanya bisa pasrah dengan ketentuan pemerintah dengan menetapkan kenaikan harga BBM ini,” ujarnya.
Hal senada dikatakan Kustiwa, Tukang Ojek yang sering mangkal di Alun-alun Ciamis yang ikut mengantri untuk mendapatkan BBM. Dia mengungkapkan, kenaikan harga BBM akan mengurangi pendapatannya dalam usaha jasa ojek.
“Biasanya BBM untuk dua hari saja hanya diisi dengan membeli Rp 20 ribu. Mungkin dengan adanya kenaikan ini bisa mencapai Rp. 30 ribu sampai Rp. 35 ribu sehari. Sementara kalau ongkos ojek dinaikkan terlalu tinggi, takut tidak laku. Jadi, adanya kenaikkan BBM ini sangat berdampak terhadap kami tukang ojek,” pungkasnya. (es/R2/HR-Online)