Pangandaran,(harapanrakyat.com),– Dua kelompok pelajar asal Kota Bogor bentrok fisik di areal SPBU Babakan Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jumat (14/6), sekitar pukul 11.40 WIB.
Dua kelompok pelajar itu merupakan siswa SMK Tridarma dan SMK PGRI 2 Kota Bogor yang khendak berlibur ke objek wisata Pangandaran. Polisi dari Polsek Pangandaran pun diturunkan ke lokasi dan mengamankan sejumlah pelajar yang terlibat tawuran tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun HR Online, pelajar yang diamankan sebanyak 71 siswa yang terdiri dari 23 siswa SMK Tridarma Bogor dan 48 siswa SMK PGRI 2 Kota Bogor. Kini puluhan pelajar itu masih diamankan di Mapolsek Pangandaran.
Manager SPBU Babakan Pangandaran, Edi Sujatmiko, mengatakan, aksi tawuran antara kedua pelajar SMK itu saat kedua truk yang mereka tumpangi mengisi solar. “Laporan dari karyawan, bahwa truk yang ditumpangi siswa dari SMK PGRI 2 Bogor datang dari arah pangandaran dan mengisi solar. Selang beberapa menit kemudian, datang truk yang ditumpangi siswa SMK Tridarma dengan tujuan Pangandaran mengisi solar juga,” ujarnya, kepada HR Online, Jumat (14/6).
“Entah apa yang jadi pemicunya, tiba-tiba para pelajar tersebut turun dari truk masing-masing yang mereka tumpangi dan langsung tawuran di dalam area SPBU,” katanya.
Karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan, sambung Edi, pihaknya pun dengan warga langsung menghubungi pihak kepolisian untuk mengamankan tawuran pelajar tersebut. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian dari Polsek Pangandaran yang tiba di lokasi kejadian langsung mengamankan para pelajar dan menggiringnya ke Mapolsek.
“Para pelajar itu langsung diamankan di Mapolsek,” kata Edi.
Kapolsek Pangandaran, Kompol Bujang Harapan, membenarkan adanya aksi tawuran antar pelajar di wilayah hukumnya. “Benar ada pelajar yang tawuran, kami menerima laporan dari warga Babakan bahwa di SPBU sedang ada pelajar SMK dari Bogor yang tawuran, kemudian saya dan anggota mendatangi TKP,” katanya.
“Mereka pelajar SMK Tridarma dan SMK PGRI 2 Kota Bogor yang sedang merayakan kelulusan di Pangandaran. Namun saat mereka bertemu di SPBU Babakan untuk mengisi solar truk yang mereka tumpangi, secara tiba-tiba mereka tawuran,” tambahnya.
Bujang menjelaskan, saat ini pihaknya masih mendata 71 siswa SMK tersebut. “Setelah didata, kami akan menghubungi lembaga atau pihak masing-masing sekolahnya untuk menjemput mereka. Karena jika dilepaskan begitu saja, kami khawatir mereka berbuat serupa saat perjalanan pulang ke Bogor,” jelasnya.
Untuk sementara waktu, kata Bujang, sejumlah pelajar yang terlibat tawuran itu diamankan di Mapolsek Pangandaran sambil menunggu kedatangan pihak sekolah yang akan menjemput mereka. (Bgj/R2/HR Online)