Gara-gara longsor, area persawahan warga jadi tidak produktif
Kawali, (harapanrakyat.com),- Tebing sepanjang 150 meter dengan ketinggian 50 meter di pinggir Jalan Dusun Sindanghilir Desa Citeureup Kecamatan Kawali hampir satu bulan ini longsor. Akibatnya, lahan pertanian warga menjadi tidak produktif, karena tertimbun material tanah longsor.
Ketua LPM Desa Citeureup, Mumung Aris Munandar S.Ip, mengatakan, tanah di lokasi tersebut cukup labil, sehingga bila musim hujan tiba, tanah tebing itu tergerus air dan longsor.
Selain itu, material tanah longsor tersebut juga menutupi saluran pengairan yang diperuntukan bagi area persawahan di bilangan Desa Citeureup. Selain tertutup tanah, area sawah disana jadi tidak teraliri air.
Mumung menuturkan, untuk menghindari pengikisan lebih lebih lanjut, perlu dibuat dinding penahan (kirmir) atau beronjong. Sayangnya, Pemerintah Desa Citeureup terbatas dalam hal anggaran.
âKeinginan itu jadi sedikit terhambat karena masalah dana,â ungkapnya.
Dia berharap, Pemkab. Ciamis memberikan bantuan anggaran untuk pembuatan tembok/ dinding penyangga. Mumung yakin, keberadaan tembok penyangga bisa meminimalisir pengikisan tanah tebing tersebut. (dji)