Banjar, (harapanrakyat.com),- Jelang detik-detik ajang Pemilihan Gubernur (pilgub) Jabar yang akan berlangsung tanggal 24 Februari mendatang, partai Golkar Kota Banjar kembali membuat kejutan. Kejutan tersebut memang tak secara langsung berhubungan dengan gelaran perhelatan Pilgub.
Akan tetapi, menurut informasi sejumlah pengurus partai berlambang beringin itu, pengumuman siapa yang bakal tandang makalang di Pilwalkot mendatang, akan memberikan kontribusi penuh terhadap pemenangan pasangan DR. H. Iriantno Mahfudz Sidik Syafiudin dan DR. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd., di kota Banjar.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua I DPD Golkar kota Banjar, Kusnadi, seusai pembekalan para calon anggota legislatif oleh sebuah lembaga survey ternama yaitu, Lingkaran Survei Indonesia (LSI), di Gedung DPD Golkar kota Banjar, Selasa (19/2).
Menurut Kusnadi, pengumuman siapa calon Walikota dari partai Golkar akan segera ditetapkan dalam waktu dekat ini. âKenapa begitu, karena kami telah melakukan survei untuk kedua kalinya. Dan hasil survei kedua ini, bila kader kami unggul maka akan ditetapkan sebagai calon Walikota dari partai Golkar,â tegasnya kepada HR.
Namun Kusnadi enggan menyebutkan siapa yang bakal diusung partai Golkar kota Banjar, sebagai partai terkuat dalam 10 tahun terakhir ini di kota terbungsu Jabar.
âEkspos hasil survei baru akan diketahui hari ini (Selasa,19/2). Dan penetapan paling cepat kita lakukan ke esokan harinya (Rabu, 20/2). Kita tunggu saja ya, nanti juga kami akan gelar konfrensi Pers, dan akan diumumkan langsung oleh Ketua DPD Golkar kota Banjar,â ucapnya.
Hal senada dikatakan, Sekjen DPD Golkar Kota Banjar, Drs. Dadang R Kalyubi M.si. Menurutnya, langkah penetapan calon Walikota dari partainya sudah cukup waktu untuk segera ditetapkan dan dideklarasikan. Namun begitu, lanjut Dadang, Golkar hanya akan terlebih dahulu menetapkan siapa calon Walikota, belum sampai kepada pemaketan pasangan.
Pernyataan itu menurut Dadang, tidak juga membantah rumor yang selama ini berkembang bahwa partai Golkar akan maju di ajang Pilwalkot mendatang dengan mengusung paket murni. âUntuk calon wakil walikota pun kita lakukan survey terlebih dahulu, siapa yang pantas bersanding dengan calon walikota dari partai Golkar,â ujarnya.
Sebab, tambah Dadang, calon wakil walikota yang akan diusung partai Golkar juga harus memiliki ekstabilitas dan popularitas tidak jauh berbeda dengan calon Walikota. Hal itu bertujuan agar dalam ajang Pilwalkot mendatang, partainya mampu meraup suara signifikan seperti pada Pilwalkot sebelumnya.
âYang pasti kami akan segera mungkin menetapkan siapa calon Walikota yang akan diusung partai Golkar. Dan penetapan itu, berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan sebanyak dua kali,â tandasnya.
Sebelumnya, dalam rangkaian kampanye Pilgub putaran pertama partai Golkar, sejumlah warga dan kader partai berlambang beringin itu, telah meminta Wakil Ketua II DPD Golkar Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, SIP, M.si., untuk maju dalam ajang Pilwalkot mendatang sebagai calon Walikota dari partai Golkar.
Menanggapi keinginan warga dan kader partai tersebut, Kusnadi dan Dadang mengatakan, tidak menutup kemungkinan hasil survei akan sejalan dengan apa yang diinginkan warga dan kader partai Golkar.
Hal itu karena slogan partai bernomor urut 5 ini mengusung tema, Suara Golkar, Suara Rakyat. âJadi apa yang dikehendaki rakyat merupakan tujuan utama partai Golkar. Jadi, kita tunggu saja ya,â tutup mereka. (Eva)