Pangandaran, (harapanrakyat.com),- UPTD Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang Pangandaran membutuhkan sarana dan prasarana pengangkut sampah. Pasalnya, sejak tahun 2004, dumtruck pengangkut sampah hanya 3 unit. Selama itu, sarana yang ada mengalami penyusutan hingga menyisakan 1 dumtruk.
Keri (40), pegawai UPTD, beberapa waktu lalu, mengatakan, akibat minimnya sarana dan prasaran pengangkut sampah, pelayanan kebersihan di wilayah Pangandaran masih belum maksimal.
”Idealnya pengangkutan sampah dilakukan setiap hari. Tapi karena keterbatasan, pelayanan kebersihan hanya bisa dilakukan satu minggu sekali,” ungkapnya.
Akibat itu, kata Keri, pelayanan UPTD Kebersihan Pangandaran selalu mendapat kritikan pedas dari warga. Satu sisi, pegawai dituntut agar bekerja maksimal, tanpa boleh berkeluh kesah apalagi malas bekerja.
Kasubag TU UPTD Kebersihan, Abay Bayanulloh S.IP, membenarkan kebutuhan sarana prasarana pengangkut sampah. Soalnya hal itu akan menunjang terhadap pekerjaan dan operasional mobilisasi pengangkutan sampah. (Madlani)