Banjar, (harapanrakyat.com),- Terkait adanya penjualan secara paksa obat pembasmi jentik nyamuk (Abate) oleh Forum Peduli Kesehatan Lingkungan, yang mengaku bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), hal itu dibantah keras pihak Dinkes Kota Banjar.
Saat ditemui HR di ruang kerjanya, Kasie. Penyehatan Lingkungan Dinkes Kota Banjar, Rusyono, menegaskan, pihaknya tidak pernah bekerjasama dengan Forum Peduli Kesehatan Lingkungan, apalagi meminta masyarakat untuk membayar sejumlah uang yang ujung-ujungnya menjual obat Abate.
“Kejadian seperti itu penipuan. Pasalnya, di Dinas Kesehatan obat tersebut tidak pernah dijual belikan, justru malah diberikan secara gratis kepada masyarakat. Obat itu sudah kami salurkan ke setiap Puskesmas di Kota Banjar,” tegasnya, Senin (12/11).
Bahkan menurut Rusyono, pihaknya pernah mensosialisasikan mengenai hal itu, tujuannya supaya masyarakat jangan mudah percaya oleh bujukan siapa pun yang mengatasnamakan Dinas Kesehatan, terlebih ujung-ujungnya meminta bayaran.
Dia mengatakan, setelah melihat cap stempel pada kwitansi pembayaran yang diadukan masyarakat kepada Dinkes, itu merupakan cap stempel Forum Peduli Kesehatan Lingkungan yang palsu, karena stempel tersebut tidak mencantumkan alamat atau keterangan lainnya.
“Kami juga akan menunggu pengaduan dari masyarakat mengenai permasalahan ini. Bila pengaduan yang kami terima banyak, maka Dinas Kesehatan akan membuat BAP dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Tentu saja kami berharap pelakunya harus ditangkap karena sudah mengatasnamakan Dinas Kesehatan,” katanya.
Rusyono menghimbau, dengan adanya kejadian tersebut, masyarakat harus lebih berhati-hati jika didatangi oleh orang yang tidak dikenal. Apabila mengatasnamakan dari Dinas Kesehatan jangan pernah dilayani jika tidak bisa menunjukkan surat-surat resmi. Kalau menemukan kejanggalan, sebaiknya masyarakat segera melapor kepada Ketua RT/RW setempat. (PRA)