Banjar, (harapanrakyat.com),- Sejak memasuki H-7 Lebaran, Rest Area Banjar Atas (BA) yang bertempat di Jl. M Isya, Kota Banjar, mulai terlihat ramai dikunjungi oleh para pemudik dari Jakarta menuju ke daerah Jawa Tengah. Jenis kendaraan yang mereka gunakan rata-rata sepeda motor.
Para pemudik mengaku, Rest Area BA merupakan tempat yang sangat strategis dan nyaman untuk beristirahat. Selain udaranya sejuk, jenis makanan maupun minuman yang ditawarkan para pedagang cukup beragam.
Wawan, salah satu pemudik dari Jakarta tujuan Majenang, mengatakan, setiap kali mudik Lebaran dia bersama keluarganya selalu menyempatkan waktu untuk beristirahat di tempat tersebut.
âRest Area BA ini sangat cocok bagi pemudik yang ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan kembali perjalanan ke kampung halaman. Dan kami sudah biasa singgah ke tempat ini, sehingga tidak heran di sini sudah punya pedagang langganan. Karena perjalanan yang ditempuh cukup jauh, maka kami tidak berpuasa dan bisa makan atau minum di rest area,â tutur Wawan, saat dijumpai HR, Senin (13/8).
Ditemui di tempat yang sama, Marno, pemudik dari Bekasi tujuan Cilacap, mengaku, mudik menggunakan sepeda motor memang biayanya irit dan waktu tempuhnya bisa lebih cepat, namun memang cukup melelahkan.
Dengan demikian, maka tempat yang akan digunakan untuk beristirahat harus benar-benar nyaman dan aman, seperti halnya di Rest Area BA. Sebab di tempat ini selain terdapat banyak pedagang, juga telah dilengkapi sarana WC umum yang bersih serta tersedianya posko pelayanan kesehatan, keamanan dan bengkel kendaraan.
âKarena lokasinya berada di kawasan hutan jati sehingga rest area ini udaranya terasa sejuk, walaupun letaknya ada di wilayah perkotaan. Kalau rest area di tempat lain kebanyakan lokasinya itu di sekitar tugu batas kota, tidak banyak pepohonan jadi udaranya terasa panas. Selama perjalanan dari Bekasi menuju Cilacap saya istirahat dua kali, yakni di rest area sekitar daerah Bandung dan di sini,â kata Marno.
Sementara itu Emih, salah seorang pedagang di Rest Area BA, mengatakan, seperti musim arus mudik Lebaran tahun-tahun sebelumnya, para pedagang di tempat tersebut serempak mulai membuka warungnya pada saat memasuki H-7 Lebaran.
âBiasanya lonjakan jumlah pengunjung rest area akan meningkat saat H-3 Lebaran. Pengunjung didominasi oleh para pemudik, kalau pengunjung lokalnya memang ada, tapi bisa dihitung lah,â katanya.
Emih mengaku, meningkatnya jumlah pengunjung saat musim arus mudik maupun balik Lebaran merupakan berkah bagi para pedagang. Namun, sangat disayangkan area parkir yang tersedia di kawasan itu sangat terbatas. Akibatnya pengunjung harus memarkir kendaraannya secara berdempetan. (PRA)