Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita CiamisPetani Perlu Optimalkan Produksi Kedelai

Petani Perlu Optimalkan Produksi Kedelai

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Guna mengatasi ketergantungan impor kedelai dari luar negeri, sedianya para petani di wilayah Kabupaten Ciamis dapat mengoptimalkan produksi kedelai, minimalnya untuk memenuhi permintaan industri rumahan tahu dan tempe di tingkat lokal.

Sekretaris Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kab. Ciamis, Ir. Didi Sutardi, Kamis (26/7), di ruang kerjanya mengatakan, berkaitan dengan peningkatan jumlah penduduk dan produksi pangan khususnya berbahan dasar kedelai, menuntut kalangan pertanian untuk terus meningkatkan jumlah produksi kedelai.

Dengan begitu, kata Didi, segala bentuk metode, pendekatan, teknik dan teknologi harus diterapkan dalam bidang pertanian, sebagai upaya meningkatkan produksi bahan baku kedelai tersebut, baik pada tingkatan lokal, regional ataupun nasional.

Meski diakui Didi, banyak kendala yang masih menghambat keinginan untuk meningkatkan produksi kedelai. Diantaranya, sumber daya manusia (SDM) para petani, belum lagi faktor cuaca.

Selain itu, para petani juga sepertinya masih terkesan kurang bergairah menanam kedelai. Alasannya karena mereka merasa, belum adanya jaminan harga jual, ketika mereka akan menjual kedelai di pasaran.

Menurut Didi, para petani justru kurang tertarik untuk memproduksi kedelai dengan alasan produk yang dihasilkan tidak seimbang dengan biaya yang dikeluarkan. Sedangkan sejumlah petani, menanam kedelai hanya untuk sampingan semata.

Lebih lanjut, Didi mengutarakan, ketergantungan impor kedelai harus mulai dikurangi. Sebaliknya, pemerintah juga perlu memberi perhatian khusus pada ketersediaan pasokan dari dalam negeri.

Impor kedelai yang umumnya dari Amerika Serikat mencapai angka 60 persen. Maka, ketika produksi dari daerah penghasil terganggu oleh musim atau distribusi, maka harga jual di dalam negeri ikut melonjak.

Ketergantungan impor kedelai dapat dikurangi bila petani melihatnya sebagai komoditas yang menjanjikan keuntungan lebih baik. Untuk itu, harga harus terjamin terutama pada saat panen. (dji)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...