Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita BanjarPasukan Kuning Korbankan Keluarga Saat Lebaran

Pasukan Kuning Korbankan Keluarga Saat Lebaran

Petugas kebersihan dan pengangkut sampah harus kerja ekstra keras dan rela mengorbankan kepentingan keluarga demi membersihkan Banjar dari tumpukan sampah Lebaran.

Sejak memasuki H-2 hingga H+4 perayaan Lebaran Idul Fitri 1433 H, seolah meninggalkan banyak kesan. Salah satunya adalah menumpuknya sampah di sepanjang marka jalan-jalan protokol dan di depan pertokoan.

Berdasarkan pantauan HR di lapangan, Sabtu (18/8), selain di tempat tersebut, tumpukan sampah juga terlihat di sejumlah titik di kawasan Pasar Banjar. Tumpukan sampah di tempat ini nyaris menimbun badan jalan.

Maklum saja, dalam masa-masa itu volume sampah di Kota Banjar mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dari hari-hari biasa. Tentu saja para petugas kebersihan atau pasapon dan pengangkut sampah harus bekerja ekstra keras agar keindahan kota tetap terjaga.

Bahkan, untuk tetap menjaga kebersihan di Kota Banjar saat Lebaran, Dinas Kebersihan, Pertamanan, Pemakaman dan Lingkungan Hidup (DKPPLH) Kota Banjar, tidak meliburkan 100 orang petugas pesapu jalan dan pengangkut sampah (pasukan kuning).

“Saat Lebaran para petugas itu tidak libur. Tapi tetap shalat Idul Fitri, setelah itu bertugas kembali. Ini kami berlakukan agar tidak ada sampah yang menumpuk dan berserakan di jalan,” kata Kabid. Kebersihan DKPPLH Kota Banjar, Asno Sutarno, SP, MP, Senin (27/8).

Pada malam takbiran, para pesapon dan pengangkut sampah dikerahkan di jalan-jalan utama, diantaranya Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Letjen. Soewarto, Jl. Kapten Jamhur, Jl. BKR, Jl. R. Hamara Effendi dan kawasan Pasar Banjar. Karena, jika tidak diangkut sampah akan menumpuk dimana-mana. Pelaksanaan salat Idul Fitri pun terasa tidak khidmat akibat jalan kotor oleh sampah.

Berkat kerja keras pengangkut sampah tersebut, kekhawatiran Kota Banjar akan dipenuhi lautan sampah Lebaran tidak terbukti. Volume sampah paling banyak terjadi pada malam takbiran, Sabtu (18/8) dan hari Idul Fitri 1433 H, Minggu (19/8), dimana ada sejumlah pedagang di Pasar Banjar yang meninggalkan tumpukan sampah. Pemandangan serupa juga terlihat di lahan bekas Pasar Ramadhan, tepatnya di kawasan Terminal Bis Banjar.

Para petugas pengangkut sampah tersebut rela bekerja hingga pukul 03.00 WIB dinihari. Setelah itu, mereka kembali menyapu dan mengangkut sampah usai melaksanakan shalat Ied. Tidak jarang mereka harus mengorbankan kepentingan keluarga demi membersihkan Kota Banjar dari tumpukan sampah Lebaran.

Namun sayang, kerja keras dan rasa tanggung jawab para petugas pasapon itu hanya mendapat ucapan terima kasih saja. Anggaran biaya operasional maupun upah untuk petugas kebersihan yang ada di dinas terkait pun tidak sebanding dengan beban dan tanggung jawab mereka di lapangan.

Padahal, guna mengantisipasi kondisi seperti itu yang biasa terjadi setiap tahun, seharusnya para pemangku kebijakan mengajukan untuk penambahan anggaran sebagai bentuk apresiasi dari pihak pemerintah bagi petugas kebersihan dan pengangkut sampah.

Selain itu, dari pihak masyarakat, khususnya para pedagang di pasar, seharusnya memiliki rasa kepedulian terhadap mereka yang telah bekerja ekstra agar Pasar Banjar tidak kumuh akibat tumpukan sampah pedagang.

Karena, masalah kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua unsur masyarakat, bukan hanya petugas pasapon saja. Untuk itu, perlu adanya kesadaran dari seluruh warga Kota Banjar mengenai pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

Dalam membersihkan sampah, pihak DkPPLH mengakui masih ada kendala di lapangan, salah satunya mengenai parkir kendaraan di kawasan Pasar Banjar, khususnya sepeda motor yang tidak beraturan. Kondisi tersebut sangat menyulitkan bagi petugas kebersihan untuk membersihkan sampah. ***

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...