Banjar, (harapanrakyat.com),- Direksi Banjar Water Park (BWP) berharap, di musim libur lebaran Idul Fitri tahun ini jumlah kunjungan ke BWP bisa meningkat menjadi 16 ribu orang, dari musim libur lebaran sebelumnya yang mencapai 12 ribu orang.
Hal itu dikatakan Manajer Pemasaran BWP, Denta, saat ditemui, Selasa (31/7). Dia menjelaskan, menghadapi musim liburan lebaran mendatang, kini pihaknya tengah memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di dalam areal BWP.
“Dalam rangka menghadapi libur lebaran nanti, sekarang kita sudah mulai bebenah, yakni melakukan pengecatan wahana, penggantian bagian keramik yang telah terkelupas, kemudian perbaikan beberapa bagian saung, serta flying fox,” paparnya.
Denta mengaku, pada musim libur lebaran maupun liburan sekolah, jumlah pengunjung ke BWP justru di dominasi dari luar daerah, seperti Wanareja, Cilacap, Majenang, Kawali, Rajadesa, Cipatujah dan Cikatomas.
Sedangkan, pengunjung dari dalam kota lebih banyak saat hari-hari biasa. Ada kemungkinan, waktu liburan lebaran maupun sekolah anak-anak lebih memilih berlibur bersama keluarganya ke luar kota.
Meski demikian, pihaknya berharap pembenahan yang tengah dilakukan kali ini mampu mendongkrak jumlah kunjungan sepanjang musim liburan lebaran mendatang.
Untuk itu, guna lebih menarik pengunjung, mulai tanggal 19-26 Agustus nanti pihaknya akan menggelar pentas hiburan berupa musik,baik modern maupun tradisional dengan menghadirkan artis-artis lokal dan artis ibu kota.
Menurut Denta, saat ini BWP belum bisa dijadikan tujuan wisata. Kalau BWP mau dijadikan magnet (tujuan wisata), maka harus ada sarana pendukung-pendukung lain, seperti kulinernya.
Sedangkan yang terjadi di Kota Banjar sekarang, jika ada acara hiburan di tempat lain, maka pengunjung ke BWP menjadi sepi. Namun demikian, pihaknya kini sedang berupaya menjadikan BWP sebagai magnet di Kota Banjar.
“Keberadaan kantin di dalam area BWP memang belum memadai, fasilitas kantin baru terisi satu lokal saja, dan itu pun bukan kafetaria tetapi barang-barang cendramata. Namun, kami juga sudah menyiapkan untuk kantin yang nantinya menyediakan makanan berupa mie cup dan minuman,” ujarnya.
Denta menambahkan, fasilitas kafetaria di dalam BWP tentu akan dilengkapi, namun yang menjadi skala prioritas sekarang ini adalah pembenahan fasilitas utama dulu, yaitu air harus selalu jernih dan tidak berbau kaporit. Kemudian, penanaman pohon sebagai peneduh di sekitar wahana. (Eva)