Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita CiamisBerita KawaliAkibat Perburuan Liar, Populasi Burung Jeuit Terancam Punah

Akibat Perburuan Liar, Populasi Burung Jeuit Terancam Punah

Sadananya, (harapanrakyat.com),Populasi burung Jeuit, atau biasa dijuluki burung kaca mata yang ada di Desa Gunung Sari, Kec. Sadananya, Kab. Ciamis, kini keberadaannya nyaris punah akibat maraknya perburuan satwa-satwa liar di kalangan masyarakat.

Jika hal itu dibiarkan tanpa adanya pelarangan dan pengawasan dari pihak Pemkab. Ciamis, maka keberadaan populasi tersebut dikhawatirkan akan mengalami kepunahan.

Warga meminta agar pemerintah daerah segera menindak tegas para pemburu burung Jeuit supaya kelestarian dan populasinya tetap terjaga.

Seperti diungkapkan Sodik, warga setempat. Dia mengatakan, banyaknya orang yang berburu burung Jeuit lantaran jenis burung tersebut tengah ngetrend, terlebih adanya isu bahwa harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

“Akibat ada isu seperti itu sehingga orang banyak melakukan perburuan. Mereka tidak mengindahkan lagi dampak yang akan terjadi. Contoh, terganggunya keseimbangan ekosistem maka jumlah hama tanaman menjadi tidak terkontrol karena adanya domestikasi burung pemangsa yang merupakan musuh alami bagi hama tanaman,” kata Sodik, pekan lalu pada HR.

Pendapat serupa dikatakan Totong, warga lainnya. Menurut dia, akhir-akhir ini jenis burung Jeuit sudah jarang terlihat dan terdengar kicauannya. Padahal, tahun lalu jenis burung tersebut selalu berdatangan ke atas pohon jengkol dan petai yang ada di belakang rumahnya.

“Kalau sekarang, jangankan melihat, ingin mendengar suaranya pun sangat sulit. Untuk mendapatkan satu atau dau ekor burung Jeuit, para penggemar burung terpaksa harus melakukan perburuan hingga luar kecamatan,” ujarnya.

Ditemui di lain tempat, tokoh masyarakat Desa Tanjungjaya, Kec. Rajadesa, Kab. Ciamis, H. Dedi Suryadi, mengatakan, upaya pelestarian sumber daya alam hayati dan ekosistemnya merupakan tanggung jawab semua pihak. Para pemburu liar dinilai sebagai orang serakah yang tidak bisa turut melestarikan sumber daya alam dan ekosistemnya. (dji)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...