Panawangan, (harapanrakyat.com),- Pertigaan Jl. Raya Panawangan menuju Cirebon, tepatnya di sekitar kawasan Kantor Balai Desa Panawangan, dan persimpangan menuju Desa Kertayasa, rawan terjadi kecelakaan. Pengendara harus berhati-hati, tengok kirin dan kanan, saat akan melintasi tempat tersebut, karena minim rambu lalu lintas.
Tio, pemuda asal Dusun Panawangan, Minggu lalu, membenarkan tingkat kerawanan di kawasan pertigaan dan persimpangan tersebut. Menurut dia, arus lalu lintas yang terkesan carut-marut alias acak-acakan, membuat laju transportasi berbagai macam kendaraan terganggu.
Apalagi kata Tio, kawasan pertigaan seringkali dijadikan terminal bayangan sejumlah angkutan umum. Angkutan/ kendaraan umum yang sedang ngetem (Nunggu penumpang), juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan.
Tidak hanya itu, tingginya volume kendaraan, yang melewati jalur pertigaan tersebut, dan kendaraan yang melaju kencang, dan posisi jalan yang berbelok, juga membuat kawasan itu menjadi sangat rawan.
Tio menilai, minimnya sarana rambu lalu lintas (Traffic Light) di kawasan tersebut harus menjadi perhatian pemerintah Kab. Ciamis. Soalnya, keberadaan traffic light sangat dinantikan warga di sekitar lokasi.
Rendy, warga setempat, mengungkapkan harapannya, agar Pemkab. Ciamis, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), meninjau lokasi, dan merealisasikan keinginan warga di sekitar jalur Panawangan-Cirebon tersebut.
“Dengan adanya traffic light, diharapkan, kerawanan dan tingkat kecelakaan menjadi berkurang,” pungkasnya. (dji)