Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seluruh Kab/ Kota peserta Kuningan Summit yang berada di wilayah Jawa Barat (Jabar) akan mendapat kucuran bantuan dana sebesar Rp 20 milyar dari Pemprov. Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerjasama pembangunan daerah perbatasan Jabar-Jateng.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Litbang Bappeda Kab. Ciamis, R. Dodi, Selasa (10/1), di ruang kerjanya. Dia mengatakan, tindaklanjut kerjasama pembangunan daerah terjawab sudah.
Dodi menyebutkan, kerjasama Kuningan Summit menghasilkan terbentuknya Badan Koordinasi Antar Daerah (BKAD), dan bantuan dana dari Pemrov Jabar bagi kab/ kota peserta Kuningan Summit. Yang terdiri dari, Kab. Kuningan, Cirebon, Kota Cirebon, Ciamis, Kota Banjar dan Majalengka.
Menurut Dodi, rencananya bantuan Rp 20 milyar tersebut akan dibagi ke dalam 2 tahap. Pertama, pengucuran dana Rp 10 milyar akan dilakukan pada anggaran murni tahun 2012, dan Rp 10 milyar sisanya dikucurkan pada anggaran perubahan tahun 2012.
“Jadi kalau dibagi enam Kabupaten/ Kota, masing-masing kab/ kota akan mendapat bantuan sekitar Rp 3 milyar,” katanya.
Lebih jauh Dodi mengungkapkan, bantuan bagi peserta Kuningan Summit yang menamakan diri Kunci Bersama diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, dan pembangunan pendidikan berupa bantuan bagi siswa miskin untuk melanjutkan jenjang pendidikan. Alokasi bantuan untuk beasiswa di Desa Perbatasan itu sebesar Rp 100 juta.
“Bantuan tersebut berupa pembangunan infrastruktur seperti pembangunan Jembatan di Kec Rancah, bantuan Siswa miskin yang akan melanjutkan ke SMA sebesar Rp. 100 Juta, dengan rincian satu orang siswa miskin mendapat bantuan Rp. 2 juta,” katanya.
Dodi menambahkan, bantuan pemprov tersebut diperuntukan juga untuk membangun kesejahteraan di daerah-daerah perbatasan antara wilayah Pemprov Jabar dan Pemprov Jawa Tengah.
“Bantuan itu disesuaikan dengan semangat Kuningan Summit dalam meningkatkan kesejahteraan masayarakat di wilayah Perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah,” pungkasnya. (DK)