Banjarsari, (harapanrakyat.com),- Dalam kurun lima bulan, lampu peringatan (warning light) di dua lokasi di Kecamatan Banjarsari mati. Rambu atau warning light itu berada di depan Rumah Makan (RM) Cibadak dan di depan ACB Toserba.
Padahal sejumlah warga dan pengendara kerap mengeluhkan kondisi warning light tersebut. Menurut mereka, keberadaan warning light merupakan peringatan/ tanda banyaknya aktifitas di sekitar wilayah itu.
Asep (40), warga setempat, Senin (30/5) mengaku sangat menyesalkan matinya warning light. Asep mengatakan, rambu tersebut sudah padam sejal lima bulan yang lalu.
Menurutnya, keberadaan warning light di wilayah-wilayah jalan yang padat lalu lintas, dan banyak aktifitas warga itu sebuah keharusan. Area sekitar dekat RM Cibadak contohnya, sangat ramai aktifitas kendaraan menuju terminal dan pasar Banjarsari.
Kondisi yang sama juga berada di depan ACB Toserba Banjarsari, matinya warning light di wilayah itu cukup membahayakan. Pasalnya titik itu, setiap harinya selalu dipadati aktifitas warga Banjarsari yang berbelanja maupun yang hendak mengurus sesuatu ke kantor Kecamatan.
Dalam kesempatan itu, Asep berharap Pemkab Ciamis melalui instansi terkait agar secepatnya memperbaiki warning light yang mati tersebut. Dengan begitu, kecelakaan lalu lintas bisa dihindari.
Kasubag TU Terminal Banjarsari, Hasanudin, ketika ditemui HR, belum lama ini mengatakan, sudah melaporkan matinya dua lampu peringatan (warning light) di Banjarsari. Bahkan, Hasanudin mengaku sudah lebih dari 3 kali mengajukan perbaikan. (amlus)