Ciamis, (harapanrakyat.com),- Perum Perhutani Kab. Ciamis menyerahkan kembali pengelolaan hewan rusa yang berada di daerah konservasi hutan pinus kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kab. Ciamis.
Hal itu dilakukan menyusul kawasan wisata hutan pinus yang ditutup sementara oleh pihak kecamatan yang menduga adanya kegiatan mesum di kawasan tersebut. Andri Hermawan, Kabid Humas Perhutani, ketika ditemui HR, Senin (17/1) mengatakan, karena kawasan wisata hutan pinus sudah ditutup, maka hewan rusa juga harus dikembalikan ke habitatnya.
“Mengenai hewan rusa yang berada di tempat wisata hutan pinus, kami pihak Perhutani akan menyerahkan seluruhnya kepada pihak BKSDA yang mempunyai kewenangan terhadap hewan tersebut,” ungkapnya.
Andri berharap, pihak BKSDA untuk memindahkan rusa yang ada disana, agar tidak diganggu dan terancam kepunahan. Hal itu juga harus dilakukan, demi kelestarian hewan lindung.
Sementara itu, Rajendara, Kepala BKSDA Kab. Ciamis, ketika dikonfirmasi HR, mengatakan, pihaknya akan meninjau kembali tempat wisata hutan pinus yang sudah ditutup tersebut.
Menurutnya, meskipun kawasan temapat wisata hutan pinus sudah ditutup, pihaknya teteap akan melanjutkan pemeliharaan rusa di sekitar kawasan tersebut. Dia juga mengakui, bahwa keberadaan rusa menjadi daya tarik wisatawan ketika mengunjungi kawasan hutan pinus.
“Kalaupun harus dipindahkan, kami akan menunggu persetujuan pihak BKSDA Propinsi, yang mempunyai kewenangan terhadap kelestarian hewan rusa,” katanya.
Rajendara menambahkan, pihaknya tidak akan mempersoalkan mengenai penutupan kawasan wisata tersebut. Namun, yang jadi soal baginya adalah bagaimana agar hewan rusa tetap ada dan hidup di kawasan hutan konservasi. (es)