Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebagian Jl. Pamongkoran, tepatnya yang masuk wilayah Sumanding, kondisinya sudah mengalami kerusakan cukup parah. Selain bergelombang, bagian jalan juga dipenuhi lobang dengan kedalaman kurang lebih sekitar 10 centimeter.
Hal ini tentu membuat para pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika melewatinya. Sebab, jalan di sepanjang Pamongkoran merupakan jalan yang ramai dilalui arus lalu lintas pribadi maupun umum.
Menurut Herman, salah seorang pengendara motor mengatakan pada HR, Minggu (16/1), hampir setiap hari dirinya menggunakan akses jalan tersebut. Dengan kondisi seperti itu dia mengaku perjalanannya menjadi sedikit terhambat.
“Jalan ini jalan alternatif dari Sumanding menuju ke daerah Balokang, karena lebih dekat. Kalau harus lewat ke Sukarame kan terlalu memutar. Jika kita tidak berhati-hati, resikonya bisa jatuh dari motor, itu bagi pengendara sepeda motor. Sebab, banyak terdapat jalan bergelombang, apalagi di tikungan,” tuturnya.
Selain itu, lanjut dia, laju kendaraan yang melintas di jalan tersebut rata-rata berkecepatan cukup tinggi, baik sepeda motor maupun mobil. Terutama kendaraan umum, seperti bis dan truk.
Herman berharap, pemerintah secepatnya melakukan perbaikan sebelum terjadi korban lebih banyak lagi. Lantaran, selama ini sedikitnya telah terjadi tiga kali kecelakaan yang dipicu akibat jalan rusak.
“Kalau tidak salah pernah tiga kali terjadi tabrakan di jalan ini. Salah satu penyebabnya karena kondisi jalan yang sudah tidak nyaman dilalui. Saya pribadi sebagai pengguna jalan, dan warga sekitar sini berharap adanya perbaikan,” katanya.
Senada dengan Herman, Ade Darwan, pengendara sepeda motor lainnya yang saat itu tengah melintas, mengatakan, kalau kerusakan jalan dibiarkan terlalu lama, tidak menutup kemungkinan kondisinya akan lebih parah lagi.
“Kerusakan jalan sangat merugikan bagi para penggunanya. Selain bisa menimbulkan kecelakaan, lama-lama kendaraan kita juga bisa cepat rusak. Misalnya, ban bocor, atau bagian sobleker patah. Jadi, yang rugi ya pengguna jalan. Kalau bisa pemerintah secepatnya memperbaiki setiap kerusakan jalan, apalagi sebentar lagi Kota Banjar berulang tahun, masa masih ada jalan bolong,” kata Ade. (Eva)