Banjarsari, (harapanrakyat.com),- Ambruknya dua ruang kelas di SD Negeri 3 Sukasari Kec. Banjarsari, belum lama ini, membuat siswa di sekolah tersebut harus ânumpangâ belajarnya ke Madrasah Diniyah yang tak jauh dari sekolah tersebut.
Kepala SD Negeri 3 Sukasari, Zainal Khopidin S.Pd, mengatakan, dari enam ruang kelas yang ada di sekolahnya, kini hanya tinggal tiga ruangan saja yang masih bisa digunakan untuk proses belajar mengajar. â Dua ruang kelas lagi belum lama ini ambruk, hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah,â terangnya, kepada HR, belum lama ini.
Menurut Zaenal, sebetulnya dari tahun 2009 bangunan yang sudah ambruk tersebut tidak layak pakai. Hanya, pihaknya memaksakan bangunan tersebut tetap di pergunakan. â Akhirnya pada awal Januari 2011 bangunan tersebut ambruk. Untungnya bangunan tersebut ambruk di saat siswa sedang libur tahun baru,â ujarnya.
Zaenal mengatakan,agar proses belajar mengajar berjalan sebagaimana mestinya, pihaknya menggunakan bangunan Madrasah Diniah yang secara kebetulan sudah tidak di gunakan, karena sudah memiliki bangunan baru.
âNamun sayangnya, kapasitas bangunan Madrasah Diniah tidak cukup untuk menampung siswa didik yang ada. Untuk mengatasi hal itu, kami memberlakukan sistem belajar pagi dan siang, meski berdampak terhadap sistem belajar mengajar mengalami hambatan semua materi pembelajaran tidak bisa disampaikan secara maksimal,â ungkapnya.
Pihaknya, lanjut Zaenal, sudah melaporkan kondisi tersebut kepada UPTD Pendidikan Kecamatan Banjarsari. â Semoga saja dalam waktu dekat bisa terlealisasi dan terwujud bantuan untuk merehabilitasi ruang kelas yang ambruk tersebut, â imbuhnya seraya mengatakan pihaknya pun berharap adanya penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) menyusul banyaknya siswa di sekolahnya. ( Koes )