Banjar, (harapanrakyat.com),- Pada tahun 2011 mendatang, Pemprov Jawa Barat akan menggulirkan program pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB), yang diperuntukan bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 9000 unit. Akan tetapi, pihak Dinas pendidikan kota Banjar lebih memfokuskan kerjasama dunia usaha dan SMK.
Direncanakan, dalam program bangun 9000 RKB bagi SMK, sebagian besar dana yang akan dikucurkan bersumber dari dana Pemprov Jabar. Sedangkan sisanya, ditanggung Kabupaten/Kota yang mendapatkan bantuan program.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kota Banjar, Drs. Ade Setiana, M.Pd, Senin (29/11), mengatakan, mengenai program tersebut pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu.
“Yang jelas saat ini, kami sedang berkonsentrasi untuk memaksimalkan kerjasama antara dunia usaha dan SMK,” katanya.
Lanjut Ade, tahun 2011 mendatang, seluruh SMK di Kota Banjar diusahakan telah memiliki kerjasama dengan dunia usaha, sehingga pihak sekolah dengan mudah menyalurkan siswa-siswinya untuk bekerja.
Namun, bukan hanya dapat menyalurkan siswa-siswinya untuk bekerja saja, tapi juga ada sumbangsih dunia usaha terhadap pembangunan dunia pendidikan di Kota Banjar.
Tapi Ade membantah, jika sikap tidak menerima secara langsung program yang akan dicanangkan oleh Pemprov Jawa Barat itu, lantaran Kota Banjar sudah tidak memerlukan penambahan RKB.
“Bukan berarti sikap kehati-hatian kita bahwa SMK di Kota Banjar sudah tidak memerlukan tambahan RKB. Kita masih memerlukan penambahan RKB, apalagi menyangkut pengembangan dunia pendidikan, hal tersebut mutlak diperlukan,” katanya.
Menurut Ade, yang telah pasti direncanakan mendapat bantuan RKB pada tahun 2011 mendatang yaitu SMKN 3 Langensari. Bahkan, bukan lagi bantuan penambahan RKB, melainkan bantuan pembangunan unit sekolah baru, yang dananya langsung dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan. (pjr)