Fokus pembangunan di Kabupaten Ciamis tahun 2014 tampaknya masih harus berkutat di persoalaan infrastruktur jalan yang saat ini masih banyak yang mengalami kerusakan. Hal itu terlihat jelas dari berbagai usulan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis, yang ditampung di Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Kabupaten Ciamis tahun 2014, yang pelaksanaannya digelar di Aula Bappeda Ciamis, Selasa-Kamis (5-7/3).
Data usulan dari seluruh kecamatan yang mayoritas mengajukan soal perbaikan insfrastuktur jalan itu, tentunya berbanding lurus dengan dinamika terkait maraknya aksi unjuk rasa dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis, belakangan ini, yang menuntut soal perbaikan infrastuktur jalan di daerahnya.
Data kerusakan jalan di Kabupaten Ciamis pun sangat fantastis, dan perlu anggaran besar untuk menuntaskan persoalan jalan tersebut. Menurut Kepala Bappeda Kab. Ciamis, Ir. Nurhastuty, didampingi Sekretaris Bappeda, Unang Danuarso, dalam data ajuan Musrenbang 2014, ada sekitar 169 kegiatan menyangkut kebutuhan jalan dan jembatan yang berstatus pengelolaannya oleh Pemkab Ciamis.
Unang menjelaskan, dari 169 kegiatan dari usulan jalan dan jembatan, ada sekitar 108 kegiatan yang usulannya sama dengan apa yang diprogramkan oleh Dinas Bina Marga Ciamis. â Artinya, usulan yang 108 kegiatan dari seluruh kecamatan itu, selaras dengan apa yang sudah diprogramkan oleh dinas terkait. Semantara yang 61 usulan lagi, berarti tambahan usulan aspirasi masyarakat dari hasil Musrenbang desa dan Musrenbang Kecamatan,â terangnya, kepada HR, di kantor Bappeda Ciamis, Senin (4/3).
Selain usulan jalan kabupaten, lanjut Unang, usulan untuk perbaikan jalan desa pun mengemuka pada usulan Musrebang tahun 2014. Menurutnya, sekitar 1453 usulan datang dari berbagai desa di Kabupaten Ciamis untuk perbaikan jalan desa. â Kita mencoba untuk membuka kran aspirasi yang datang dari berbagai kecamatan pada setiap Musrenbang Kabupaten. Artinya, Pemkab Ciamis sangat terbuka dalam menampung berbagai usulan pembangunan,â imbuhnya.
Menurut Unang, usulan untuk perbaikan jalan dan jembatan, paling tinggi persantese usulannya dan paling besar pula anggaran yang dibutuhkan, jika dibandingkan dengan usulan untuk program lainnya. Untuk usulan jalan dan jembatan milik Pemkab Ciamis saja, dimana ada 169 usulan, membutuhkan anggaran sekitar Rp. 274, 6 milyar untuk mengcover seluruh usulan tersebut.
Sementara untuk kebutuhan perbaikan jalan desa, yang dimana terdapat 1453 usulan, membutuhkan anggaran sekitar Rp. 215,5 milyar. â Memang kenyataannya seperti ini, bahwa aspirasi dari berbagai kecamatan hampir mengusulkan soal perbaikan sarana jalan dan jembatan,â pungkasnya. (Bgj)